:: KISAH ORANG YANG MENDAPAT KETENANGAN ::
(...ِ إِذْ هُمَا فِي الْغَارِ إِذْ يَقُولُ لِصَاحِبِهِ لَا تَحْزَنْ
إِنَّ اللَّهَ مَعَنَا ۖ فَأَنْزَلَ اللَّهُ سَكِينَتَهُ عَلَيْهِ...)
[At-taubah: 40]
"...ketika keduanya berada dalam gua, di waktu dia berkata kepada
temannya: "janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah bersama
kita." Maka Allah menurunkan ketenangan kepadanya..."
Kisah ini adalah
ketika Nabi Muhammad S.A.W diburu oleh orang-orang musyrikin mekkah,
dan baginda ditemani oleh sahabat yang paling mulia Abu Bakar as-Siddiq
R.A.
Oleh kerana bimbang musuh akan memburu mereka, kedua sahabat itu pun bersembunyi di dalam gua, tsur namanya..
Di luar gua datanglah sekumpulan manusia berpacukan kuda. Terlihat
bengis wajah mereka. Di setiap pinggang terselit senjata. Tentu sahaja
yang diburu pasti diratah berdarah.
Di dalam gua, Rasulullah
menatapi wajah sahabatnya, seakan ada kebimbangan tertancap dihatinya.
Lalu baginda menuturkan kata penenang kepadanya. Ucapan yang berharga
itu dan kisah yang indah itu Allah abadikan di dalam kitabNya, bagaimana
orang-orang yang mendapat ketenangan walau dalam keadaan sesulit
manapun, jika Allah menghendaki kepadanya ketenangan, nescaya siapapun
tidak akan mampu menghalangnya.
https://www.facebook.com/pages/Islam-dan-Psikologi/376188309162797
No comments:
Post a Comment